Wednesday, May 17, 2017

Hari 4: Kembali ke Kebun untuk Merawat

Pada hari Minggu, 26 Maret 2017, kami kembali melakukan kunjungan ke kebun untuk melakukan pemantauan dan perawatan terhadap bayam dan kangkung yang telah kami tanam. Berhubung anggota lain berhalangan, hanya Yasmin dan Jonathan yang dapat hadir.

Bagaimana ya perkembangan tanaman kami?

(Kondisi kangkung 26 Maret 2017 - 1)

(Kondisi kangkung 26 Maret 2017 - 2)

(Kondisi bayam 26 Maret 2017)

Wah kangkung yang kami tanam sudah selebat ini. Tidak disangka dalam waktu seminggu kangkung kami dapat berkembang secepat ini.

Tapi, sayang sekali bayam kami tidak bernasib sama. Walaupun bayam kami tanam dalam waktu bersamaan, namun bayam tersebut tidak berkembang secepat kangkung. Menurut Pak Abdul, sepertinya saat kami menanam terdapat kesalahan yang membuat pertumbuhan bayam terhambat.  Ia juga mengatakan bahwa faktor hujan juga mempengaruhi pertumbuhan bayam. Bayam merupakan tanaman yang sensitif, jadi hujan yang mengandung asam dapat membuat daun bayam menjadi berlubang. Seharusnya setelah hujan kami harus segera menyiram kembali dengan air untuk menetralkan keasaman dari hujan. Karena kami tidak dapat datang setiap hari, daun pada bayam kami menjadi berlubang.

Dalam perawatan hari ini kami kembali mencabut tanaman liar dan menyiram bayam dan kangkung seperti yang telah kami lakukan sebelumnya. Kami dengar dalam kurun waktu seminggu sayur yang kami tanam sudah dapat dipanen. Wah!  Kira-kira berapa banyak, ya, sayur yang dapat kami panen? Stay tuned di posting kami selanjutnya ya!

 (Yasmin mencabut tanaman liar)

 
(Jonathan mencabut tanaman liar)

No comments:

Post a Comment